• Instagram semakin menyerupai platform perdagangan online, bukan "jejaring sosial dengan foto"

    Pada bulan Juni tahun ini, Instagram mulai menguji fungsionalitas Shopping in Stories, yang akan segera tersedia untuk sebagian besar pengguna jejaring sosial ini.

    Kita berbicara tentang kemungkinan menjual dan membeli barang bukan melalui publikasi individual di feed, tetapi menggunakan tautan untuk menyimpan halaman yang Anda tinggalkan langsung di stories Anda. Di beberapa wilayah, fungsionalitas ini telah mengalir dengan lancar ke tahap akhir dari status beta. Pengembang mengumumkan bahwa fitur Shopping in Stories akan tersedia di 46 negara di seluruh dunia.

    Selain itu, saluran Belanja juga akan muncul di bagian pencarian konten yang paling menarik untuk Anda (Explore), yang akan berisi informasi tentang produk dari brand favorit Anda.

    Baru-baru ini diumumkan bahwa Instagram sedang mengerjakan aplikasi IG Shopping terpisah untuk belanja online.

    Dengan demikian, Instagram secara bertahap menjadi lebih dan lebih seperti platform perdagangan online, daripada "jejaring sosial dengan foto" yang semuanya dimulai.
    Comments: 0 Reposts: 0
  • Tablet Huawei Mediapad 11,5 " S untuk kepribadian kreatif dihadirkan
    Huawei telah memperkenalkan tablet MatePad 11,5"S ke pasar internasional. Ini ditujukan terutama untuk orang-orang kreatif, dan "sorotan" - nya adalah layarnya: IPS 11,5 inci dengan resolusi 2800x1840 piksel, kecepatan refresh 144 Hz, dan lapisan anti-silau PaperMatte. Perusahaan mengklaim bahwa tampilan seperti itu menyerupai kertas dalam hal kualitas tampilan, dan mata pengguna tidak terlalu lelah, meskipun bekerja dengan tablet di bawah sinar matahari yang cerah. Layar menempati 87% panel depan tablet, memiliki rasio kontras 1500:1 dan mendukung multi-sentuh 10 titik dan stylus.
    Tablet ini menjalankan Harmony 4.2, dilengkapi dengan RAM 8 GB dan memori flash 256 GB. Kamera belakang beresolusi 13 MP, dan kamera depan beresolusi 8 MP. Kapasitas baterainya 8800 mAh, mendukung teknologi pengisian cepat berkabel 22,5 W. Dimensi perangkat adalah 261x177, 2x6, 2 mm, dan beratnya 510 g.
    Aplikasi GoPaint creative milik perusahaan telah diinstal sebelumnya pada Huawei Mate Pda 11,5"S. Aplikasi ini menawarkan akses ke berbagai gaya artistik, berbagai kuas dan alat menggambar lainnya, kanvas, tekstur realistis, dll. Menggambar dalam berbagai lapisan tersedia di GoPaint, aplikasi ini dilengkapi dengan materi pendidikan untuk kreativitas.
    Tablet Huawei baru ini dikemas dalam wadah logam dengan panel belakang matte dan tersedia dalam warna abu-abu, perak, dan ungu muda. Biaya perangkat adalah $ 429 atau 399 euro.
    Comments: 0 Reposts: 0
  • Apa perbedaan antara USDT ERC-20 dan TRC-20
    Salah satu format stablecoin Tether yang paling populer adalah USDT ERC-20 dan TRC-20. Mari kita lihat untuk apa mereka dibutuhkan dan bagaimana perbedaannya.

    Tether stablecoin (USDT) adalah salah satu pengguna stablecoin paling populer di pasar. Awalnya, USDT dibuat berdasarkan blockchain bitcoin menggunakan protokol OMNI Layer. Kemudian, untuk kenyamanan, stablecoin diimplementasikan di blockchain lain. Ada analognya di berbagai jaringan. Mari kita lihat bagaimana stablecoin USDT ERC-20 yang paling umum digunakan berbeda dari TRC-20.

    Tether adalah stablecoin yang dipatok ke mata uang fiat 1:1. Misalnya, untuk dolar-USDT, euro-EURT, dan yuan China-CNHT. Koin tersebut diterbitkan oleh Tether Limited. Perusahaan mengklaim bahwa koin tersebut 100% didukung oleh cadangan Tether. Karena itu, Tether kurang stabil dibandingkan dengan token lainnya.

    Analog USDT ada di blockchain berikut: OMNI - di blockchain Bitcoin; ERC20 - di blockchain Ethereum;TRC20 - di blockchain Tron;BEP2 - di blockchain Binance; BEP20 — rantai pintar Binance.

    Perbedaan antara USDT ERC-20 dan TRC20 Di semua jaringan ini, stablecoin Tether identik. Perbedaannya terletak pada protokol rilis, waktu transaksi, dan jumlah komisi yang dibebankan jaringan ini. Komisi termurah di jaringan blockchain Tron.Saat mentransfer dana, Anda harus memilih jaringan yang benar dan menentukan alamat tujuan dengan cermat. Jika tidak, ada kemungkinan besar kehilangan dana. Terlepas dari kenyataan bahwa itu masih merupakan stablecoin Tether yang sama.Akun Stablecoin dapat dengan mudah dikenali dari format alamatnya. Perlu dicatat bahwa alamat USDT di jaringan Tron (TRC-20) dimulai dengan "Tx". Pada gilirannya, alamat USDT di jaringan Ethereum (ERC-20) dimulai dengan "0x".

    Kesimpulan Karena fakta bahwa Tether (USDT) dibuat di jaringan populer seperti Ethereum dan Tron, ini menjadikannya salah satu stablecoin yang paling banyak digunakan di pasar.
    Comments: 0 Reposts: 0
  • Membongkar Jargon Sampah: Mengapa Produsen Lebih Bertanggung Jawab daripada Masyarakat?

    Masalah sampah semakin memprihatinkan karena dampaknya yang merusak lingkungan dan kesehatan manusia. Setiap tahun, jumlah sampah terus bertambah, memberikan beban yang besar pada lingkungan kita. Masalah sampah dari lautan hingga daratan membutuhkan penanganan yang komprehensif karena kompleksitasnya.

    Salah satu bukti perhatian global terhadap masalah ini adalah adopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDGs) oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2015.

    SDGs adalah serangkaian target pembangunan yang bertujuan untuk mengatasi tantangan global, termasuk isu lingkungan dan keberlanjutan. Salah satu tujuannya, yaitu "Pertanggungjawaban Konsumen dan Produksi yang Berkelanjutan" (SDG ke-12), menekankan pentingnya pengurangan limbah dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

    Dalam menghadapi masalah sampah, perlu diakui bahwa produsen kemasan dan produk berkemasan memiliki peran penting dari produksi hingga pengelolaan limbah. Namun, terlalu sering, tanggung jawab ini diabaikan, dan masyarakat sering kali dihadapkan pada kesalahpahaman bahwa mereka adalah satu-satunya yang bertanggung jawab atas penanganan sampah. Namun, pandangan ini tidaklah tepat.

    Peran produsen sangat penting dalam menciptakan produk dan kemasan yang kemudian menjadi sampah. Oleh karena itu, penyelesaian atas masalah sampah tidak dapat diabaikan tanggung jawab dan keterlibatan mereka.

    Dengan pendekatan yang berbasis pada pengetahuan dan pemahaman yang mendalam, kita dapat mengeksplorasi peran produsen dalam menciptakan dan memperbaiki masalah sampah. Hal ini akan membantu kita memahami secara lebih baik sumber dan solusi dari masalah sampah yang sedang kita hadapi saat ini.

    Produk kemasan dan barang yang dikemas oleh perusahaan-perusahaan berkontribusi secara signifikan pada masalah sampah saat ini. Sebagian besar produk yang kita gunakan, mulai dari makanan hingga barang konsumen, dikemas dengan bahan yang seringkali sulit didaur ulang atau terurai oleh lingkungan. Akibatnya, setelah produk ini digunakan, kemasannya sering kali menjadi limbah yang menumpuk di seluruh dunia. Oleh karena itu, produsen kemasan dan barang yang dikemas adalah akar utama dari masalah sampah.

    Adalah kesalahan besar jika tanggung jawab pengelolaan sampah hanya ditujukan kepada masyarakat sebagai pengguna akhir. Sebaliknya, produsen juga memiliki tanggung jawab moral dan etis untuk mengelola dampak lingkungan dari produk mereka, termasuk limbah yang dihasilkan. Kebijakan dan praktik yang bertanggung jawab secara lingkungan harus menjadi bagian integral dari proses produksi dari awal hingga akhir. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa solusi yang komprehensif terhadap masalah sampah harus melibatkan produsen dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan dan mengelola limbah yang dihasilkan.
    Comments: 0 Reposts: 0
  • MUNGKIN ENGGAK KALAU BULAN RAMADAN MINIM SAMPAH?

    Kompasianer, tahukah kamu kalau selama bulan Ramadan jumlah sampah meningkat 20 persen? Gimana kalau Ramadan kali ini kita sama-sama berusaha untuk mengurangi produksi sampah? Nah, Kompasianer, apakah kamu yang termasuk menghitung sampah harian rumah tangga? Apakah sampah tersebut kamu buang begitu saja, atau diolah lagi?

    Kompasiana berkolaborasi dengan Kompasianer yang juga pegiat sampah sekaligus Ketua Yayasan Kelola Sampah Indonesia (YASKINDO) Nara Ahirullah dalam program Topik Pilihan Kolaborasi Ramadan Bareng Pakar.

    Kompasianer Nara Ahirullah ingin mengajak serta menantang kamu untuk berbagi tips dan pengalaman seputar mengelola sampah di bulan Ramadan.

    Persoalan persampahan ini memang tidak bukan persoalan yang mudah. Tapi dengan ikut ambil bagian untuk bijak memilah dan mengelola sampah, terutama di bulan Ramadan kali ini, kita sudah bisa ambil bagian untuk peduli dengan lingkungan, setidaknya dimulai dari rumah.

    Karena itu, yuk ikutan tantangan dan ajakan dari Kompasianer Nara. Bagikan tips dan pengalaman kamu di Kompasiana dengan menyematkan label Kelola Sampah x Nara Ahirullah pada tiap konten yang kamu buat.
    Comments: 0 Reposts: 0
  • Mengenal "Analytical Thinking", Cara Berpikir yang Efektif dalam Memecahkan Masalah!

    Dalam hidup ini, kita selalu berhadapan dengan berbagai permasalahan. Kehidupan sendiri rupanya terdiri dari serangkaian masalah yang mesti dihadapi yang mnenuntut penyelesaian.

    Melalui penanganan berbagai masalah mengantarkan orang untuk mencapai kemajuan. Artinya, mereka yang mampu menyelesaikan masalah demi masalah dengan baik akan memiliki kemampuan yang baik sebagai seorang problem solving, juga mencapai kemajuan.

    Tidak ada kemajuan yang bisa dicapai tanpa menuntaskan masalah. Bukankah begitu?

    Nah, pada artikel ini penulis akan mengemukakan secara singkat salah satu cara menghadapi masalah dan menyelesaiakannya dengan menggunakan cara atau pendekatan berpikir analitis (analytical thinking). 

    Apa yang dimaksud dengan cara berpikir analitis ini? Apa manfaatnya? Lalu bagaimana tahapannya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?

    Ada banyak pendapat dari para ahli mengenai definisi analytical thinking ini. Berikut dikemukanan dua di antaranya.

    Sitthipon (2012) menyatakan berpikir analitis adalah kompetensi dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan aspek- aspek yang dapat berupa objek, cerita atau kejadian, dan menemukan keterhubungannya.

    Menurut Matthew  (2021) berpikir analitis adalah kemampuan untuk memecahkan masalah dengan mengidentifikasi masalah, mengalisis informasi yang relevan, menggabungkan informasi tersebut, dan membuat kesimpulan.

    Berdasarkan kedua definisi tentang berpikir analitis itu, secara ringkas dapat dikatakan bahwa berpikir analitias adalah cara berpikir yang terstruktur, dimulai dari mengidentifikasi masalah, menggali informasi yang relevan, membuat alternatif pemecahan, memilih salah satiu alternatif yang terbaik, dan akhirnya mengambil keputusan untuk dilaksanakan.
    Comments: 0 Reposts: 0
  • Menjaga Kebersihan "Harimau-mu"
    Salah satu frasa di mana kita semua tahu, juga tak bisa dibantah sering digunakan orang lebih tua untuk menasihati, juga tak jarang ditayangkan dalam kartun anak-anak untuk membuat kita lebih berhati-hati dalam memainkan kata, tak lain "mulutmu harimaumu".

    Memang tak bisa dibantah perkataan dalam frasa tak salah, terutama nilai terkandung dalam sana. Terlebih, ketika kita menambahkan makna lebih jauh di dalam frasa. Misal, frasa sekarang cuma mengarahkan untuk menjaga perkataan tidak ngomong sembarangan, lalu gimana kalau kita tambahkan bukan cuma kata, tetapi gimana cara kita berkata.

    Dari sini kita tidak cuma mengajarkan anak untuk tidak ngomong asal-asalan, tetapi juga menjaga kebersihan mulut secara rutin. Terlebih, masih banyak orang dalam negeri ini kurang peduli dengan kesehatan di sana. Lebih lanjut lagi, kami akan dengan senang memaparkan gimana cara membersihkan 'harimaumu'.

    Mulai dari kebiasaan sehari-hari
    Tak bisa dipungkiri terlalu banyak hal untuk dibahas di sini, maka dari itu hal mendasar seperti gosok gigi dengan benar perlu diperhatikan.

    Basahi sikat gigi: Basahi kepala sikat gigi dengan air mengalir.

    Aplikasikan pasta gigi: Gunakan pasta gigi secukupnya, kira-kira sebesar biji kacang polong.

    Posisi dan sudut: Miringkan sikat gigi membentuk sudut 45 derajat terhadap garis gusi.

    Gerakan menyikat: Gunakan gerakan melingkar lembut pada permukaan gigi, gusi, dan lidah, lalu bersihkan setiap permukaan gigi secara menyeluruh, termasuk permukaan depan, belakang, dan permukaan kunyah. Lakukan gerakan ini selama 20 detik untuk setiap area gigi. Ingat, untuk hindari gerakan menggergaji yang terlalu kuat karena dapat melukai gusi.

    Membersihkan sela-sela gigi: Setelah menyikat, gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Terakhir, Berkumur setelah selesai menyikat, berkumurlah dengan air bersih untuk membuang sisa pasta gigi dan kotoran.

    Durasi dan Frekuensi
    Comments: 0 Reposts: 0